Sofyan nama panggilannya bercerita kepada awak media telisik.id, bahwa akibat situasi ini. Dia beserta istrinya terpaksa mengubur impiannya sementara waktu melangsungkan resepsi yang mewah. Awalnya Sofyan dan Fina sudah mempersiapkan akad dan resepsi di tanggal 27 Maret, namun rencana itu batal.

“Jelang hari H ada peraturan dari Polri sama Kementrian Agama bahwa ijin keramaian ditiadakan, salahsatunya pernikahan," ucapnya, Sabtu (28/3/2020).

Orang tua Sofyan di Kendari terpaksa harus melihat anaknya menikah lewat video call. Foto: Istimewa

Sofyan dan istrinya kemudian melakukan konfirmasi kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Serang bahwa akad tetap dilaksanakan, namun resepsi terpaksa diundur dulu.

"Yah perasaan kami sih, campur aduk yah sedih dan kecewa juga. Apalagi kedua orang tua sudah antusias atas pernikahan saya ini," harapnya.

"Apalagi bandara juga seperti di Jakarta kan, pengunjung yang datang, mesti diperiksa lagi kesehatannya kemudian bisa menjadi Orang Dalam Pengawasan (ODP). Terpaksa orang tua saya batal ke sini, padahal sudah booking tiket juga," sambungnya.