Selain itu, Agus juga berhemat pada biaya transportasi. Jarak dari rumah ke sekolah cukup jauh, sementara ongkos kendaraan umum menjadi beban tambahan. Ia memilih menumpang truk yang melintas agar tetap bisa tiba tepat waktu tanpa mengeluarkan biaya.

“Masuknya jam 06.30. Numpang truk lalu keluar tunggu truk lagi di depan numpang ke Batu Esa,” kata dia.

Dalam salah satu percakapan yang terekam video, Agus ditanya apakah pernah terpikir berhenti menjadi guru karena penghasilan kecil. Pertanyaan itu ia jawab singkat dengan alasan yang berkaitan dengan tanggung jawab profesi.

Baca Juga: Profil Umikun Latifah, Perempuan Tangguh dan Disiplin Nahkoda Baru BPKAD Sulawesi Tenggara

“Saya tidak pernah berpikir begitu karena memang saya sudah terlibat dalam dunia pendidikan,” jawab Agus.