Bahkan tak jarang dia juga harus mengirimkan hasil jerih payahnya untuk kedua orangtuanya di kampung halaman.
"Alhamdulillah walaupun sedikit kan, bisa penuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama adik-adikku disini. Kedua orang tua juga sering saya kirimkan di kampung kalau pemasukan agak lebih," cerita Ramlan kepada Telisik.id, Rabu (11/11/2020).
Selama COVID-19 mewabah, Ramlan harus bekerja ekstra keras karena pemasukan yang sangat minim. Pelanggannya yang umumnya mahasiswa, melakukan aktivitas perkuliahan secara online, sehingga otomatis tak lagi banyak membutuhkan jasa fotokopi.
"Itu mi juga setengah matinya, kurang juga pelanggan sekarang, karena mahasiswa banyak yang pulang kampung, baru mereka juga kan lagi kuliah online karena efek corona juga to," keluh Ramlan.
Baca juga: Cerita Juru parkir yang Berjuang Demi Menyekolahkan Kedua Putrinya
