Pengakuan tersebut menjadi bagian dari cerita yang disampaikannya mengenai aktivitas sehari-hari sebagai PSK online. Ia menyebut keputusan-keputusan tertentu dalam pekerjaannya sering kali dipengaruhi oleh permintaan pelanggan maupun pertimbangan pribadi.

Meski harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk berbagai kebutuhan perawatan, Tantri menilai pengeluaran tersebut masih sebanding dengan pendapatan yang diperolehnya. Dengan tarif layanan berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 750 ribu sekali kencan, ia mengaku masih dapat memperoleh penghasilan bersih setiap bulan.

Pendapatan tersebut digunakan untuk menutup berbagai kebutuhan operasional, termasuk biaya sewa tempat, pembelian pakaian, produk perawatan tubuh, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

“Palingan bersih ke aku setiap bulannya Rp 3 juta-Rp 4 juta setelah pengeluaran sana sini,” ujar Tantri. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani