"Nanti setelah dipondasi baru tahu kalau itu masjid. Pada waktu itu saya menjadi panitia pembangunan masjid dan sampai pada posisi wakil ketua panitia. Sampai sekarang masih menjadi koordinator pembangunan Masjid Baitul Maud," katanya.

Sampai saat itu keyakinannya semakin kuat bahwa jika mengurus masjid yang merupakan rumah Tuhan atau tempat beribadah, maka tak perlu ragu akan nasib. Allah pasti memberikan yang terbaik.

Setelah memeluk agama Islam, Yohanes mengakui kehidupannya mulai berbeda. Ia mulai menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya

Melalui Ilmu-Ilmu agama yang sudah didapat, ia menerima pesan dari sang guru bahwa jika menjadi mualaf, maka akan diampuni dosa-dosa seperti anak yang baru terlahir kembali.

Keputusannya menjadi mualaf, ternyata mendapat restu dari orang tuanya, yang bahkan memberinya nasehat kehidupan.