R menyadari bahwa dukun beranak tersebut adalah tetangganya sendiri. Selain itu, suaminya juga seorang tenaga medis yang berprofesi sebagai mantri.

"Saya lihat jenazahnya, bener ternyata ini tetangga saya. Yaitu bekerjanya dukun, dukun beranak pasangan suami istri. Istrinya dukun beranak, suaminya mantri," ujar R, seperti dikutip dari Urbannesia, Kamis (27/3/2025).

Setelah proses persiapan selesai, R diminta untuk mengantarkan jenazah pasangan suami istri itu ke Kota Solo. Karena jenazah sudah diurus dengan baik, R pun menyetujui untuk berangkat pada sore hari sekitar pukul 5 bersama rekannya. Namun, ia menghadapi dilema tentang cara membawa dua jenazah dalam satu ambulans.

Baca Juga: Cerita Horor Pengantin Dirias MUA Jadi-jadian, Tampakan Diri dengan Baju Kebaya dan Rambut Poni

Agar perjalanan tetap dapat dilakukan tanpa hambatan, R memutuskan untuk menempatkan jenazah istri di dalam keranda. Sementara itu, jenazah suami diletakkan di bawah, di kursi penumpang, dan ditutupi kain jenazah berwarna hijau dengan tulisan Arab.