Salah satu ajaran utama sekte ini adalah keyakinan bahwa dunia akan berakhir pada 31 Desember 1999. Prediksi tersebut berkaitan dengan pergantian milenium yang dianggap sebagai momen penting secara spiritual.
Namun ketika tanggal tersebut berlalu tanpa peristiwa yang dimaksud, pemimpin sekte kemudian merevisi prediksi kiamat menjadi 17 Maret 2000. Perubahan ini tetap diyakini oleh para pengikut yang telah menyerahkan harta dan hidup mereka kepada kelompok.
Situasi ini menunjukkan adanya dinamika internal yang tetap mempertahankan loyalitas anggota, meskipun prediksi sebelumnya tidak terbukti.
Tragedi Kebakaran di Kanungu
Pada Maret 2000, sekte tersebut menggelar pertemuan besar di sebuah gereja di wilayah Kanungu, Uganda. Acara tersebut awalnya dikemas sebagai perayaan keagamaan yang dihadiri ratusan pengikut.
