Cerita tentang gadis pengguna stasiun ini bermula saat sebuah perusahaan jaringan kereta api di Jepang, Japan Railways, berencana menutup stasiun itu sejak 2014 lalu. Namun, mereka urung melakukannya ketika mengetahui ada gadis menggunakan kereta yang berhenti di stasiun tersebut untuk berangkat sekolah.

Diketahui gadis itu rencananya lulus pada 26 Maret 2016. Alhasil setiap hari, dua kereta itu akan beroperasi 'khusus' untuk gadis remaja tersebut selama tiga tahun sejak 2014.

“Setiap hari hanya ada dua kereta berhenti di Stasiun Kami-Shirataki dengan jadwal keberangkatan unik, tergantung seorang gadis yang berangkat dan kembali dari sekolah," kata CCTV News dalam laman Facebooknya. Banyak orang yang berkomentar dan menyatakan kekaguman mereka pada Japan Railways.

Baca Juga: 5 Petani Terkaya di Dunia yang Hartanya Triliunan, Orang China Juara

Namun dalam sebuah laporan berita Taiwan, Apple Daily menyebutkan bahwa gadis itu tak menggunakan kereta di Stasiun Kami-Shirataki setiap hari di tahun ketiga atau ketika duduk di kelas tiga.