Dikutip dari Kumparan.com, di tahun terakhirnya, gadis yang tak disebutkan namanya itu justru naik kereta dari Stasiun Kyu-Shirataki bersama 10 temannya. Saat pulang, gadis itu juga punya opsi pilihan kereta lain di stasiun lain yang waktu tempuhnya sama.
Meski begitu, otoritas stasiun memutuskan menutup Stasiun Kami-Shirataki setelah sang remaja lulus pada 26 Maret 2017. (C)
Penulis: Nurdian Pratiwi
Editor: Kardin
