Dudu merupakan alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor yang telah ikut mengelola Ponpes Dar Al-Taubah sejak awal berdiri. Ia diajak langsung oleh pendiri pesantren, almarhum KH Imam Sonhaji.

Menurut Dudu, pada masa awal berdiri, pesantren menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah orang tua siswa bahkan sempat mempertanyakan keberadaan pesantren yang berada di lingkungan Saritem.

"Pas awal-awal berdiri, itu tantangannya banyak. Malah dari orang tua siswa enggak yakin ini anaknya nanti bagaimana. Tapi kita menanggapinya dengan cara membeberkan mulai dari kurikulum, sistem metode pendidikannya termasuk disiplin pondok buat santri di sini," ujarnya.

Seiring waktu, keberadaan pesantren mulai diterima masyarakat. Saat ini, sekitar 180 santri laki-laki dan perempuan tinggal di pesantren. Selain itu, terdapat sekitar 150 santri yang tidak menetap dan mayoritas berasal dari lingkungan sekitar.

"Kalau santri di sini total ada 180-an, laki-laki sama perempuan dan semuanya anak-anak sekolah. Itu yang mondok di sini, yang enggak mondok ada 150 dan mayoritas anak-anak yang rumahnya ada di kawasan ini," katanya.