NEW DELHI, TELISIK.ID - Seekor burung merpati yang sempat dituduh sebagai mata-mata dari China telah dibebaskan oleh polisi India ke alam liar. Burung itu ditangkap pada Mei 2023 di dekat sebuah pelabuhan di Mumbai.

Burung Merpati itu diduga mata-mata usai ditemukan dua cincin diikat di kakinya yang menampilkan huruf dalam bahasa Mandarin. Polisi ini sempat mencurigai burung merpati ini terlibat dalam kegiatan mata-mata dan menahannya, kemudian mengirimkannya ke Rumah Sakit Hewan Bai Sakarbai Dinshaw Petit di Mumbai.

Dilansir dari Liputan6.com, belakangan terungkap burung merpati tersebut adalah burung balap dari Taiwan yang melarikan diri dan tiba di India. Dengan izin polisi, burung itu dipindahkan ke Bombay Society for the Prevention of Cruelty to Animals, kemudian para dokter melepaskannya ke alam liar.

Peristiwa ini bukan kali pertama seekor burung menjadi tersangka oleh polisi di India. Pada 2016, burung merpati lainnya ditahan setelah ditemukan dengan sebuah catatan yang mengancam Perdana Menteri India Narendra Modi.

Baca Juga: Unik, Bahasa di Negara Ini hanya Miliki 250 Kata