BEIJING, TELISIK.ID – China mulai menerapkan mata pelajaran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam kurikulum sekolah dasar dan menengah, dengan tujuan meningkatkan literasi teknologi sejak usia dini.

Di Sekolah Hari Nasional Beijing Cabang Pertama, para siswa kelas enam terlihat mempelajari pengodean sambil membangun agen cerdas buatan mereka sendiri.

Dalam praktik itu, mereka membuat agen AI yang mampu melakukan percakapan dengan Qian Xuesen, tokoh penting dalam sejarah program antariksa China.

Seorang siswa bernama Sun Yufeng menyebut, “Hal itu membuat pikiran saya lebih dinamis dan kreatif.”

Baca Juga: Senat AS Bergejolak, Demokrat Buka Jalan Pengakuan Palestina sebagai Negara Merdeka