Baca Juga: Singapura Obral Kewarganegaraan Kurangi Resesi Seks
Dikutip dai Cnbcindonesia.com, adapun pembekuan sel telur dilakukan sebagai langkah untuk menjaga kesuburan para wanita setelah populasi negara itu terjun bebas tahun lalu untuk pertama kalinya dalam enam dekade. Hal itu diungkapkan Lu Weiying, anggota badan penasehat politik China.
Lu, yang juga seorang dokter kesuburan di provinsi Hainan selatan, mengatakan kepada negara dia juga akan mengusulkan untuk memasukkan perawatan infertilitas dalam sistem asuransi kesehatan masyarakat pada Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC).
"Memberi wanita lajang akses untuk membekukan sel telur mereka memungkinkan mereka mengawetkan sel telur sebelum melewati masa reproduksi puncaknya. Wanita itu masih perlu menikah jika dia ingin menggunakan sel telur bekunya dan hamil di masa depan," katanya kepada Global Times, sebagaimana dikutip Reuters. (C)
Penulis: Adinda Septia Putri
