Menariknya, China justru menyalahkan Indonesia karena kasus virus corona di negaranya melonjak.
Baca juga: Gegara Mi Instan, Angka Kehamilan Remaja Meningkat
Melansir Global Times, yang dikutip dari Zonajakarta.com, Pang Xinghuo, wakil direktur pusat kota untuk pencegahan dan pengendalian penyakit, mengumumkan hal itu pada konferensi pers yang digelar Rabu 30 Desember 2020.
Hasil analisis urutan genetik virus menunjukkan bahwa virus itu termasuk dalam genotipe-L dari cabang Eropa, yang memiliki kemiripan tinggi dengan strain virus yang ditemukan di Asia Tenggara pada November lalu.
"Kasus awal COVID-19, yang menyebabkan kumpulan infeksi di wilayah tersebut, diimpor dari Indonesia," tuding Pang.
