“Kami mengajak semua pelaku industri kecil dan menengah untuk tumbuh dan berkembang bersama. Silakan bawa produknya di Toko Oleh-Oleh Al Hajj,” ajaknya.

Sementara itu, Aharuddin, Konsultan Strategi Marketing mengungkapkan, konsep yang dijalankan Toko Oleh-Oleh Al Hajj sangat bagus, sebab fokus merangkul para pelaku UMKM di Kendari.

Di sana, pemilik toko menyatukan konsep toko oleh-oleh dengan wadah edukasi bisnis, sehingga memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM. Hal ini memungkinkan mereka untuk memasarkan produk secara offline dan online, serta mengadopsi strategi pemasaran digital.

“Semoga dengan kolaborasi ini, pelaku UMKM dapat bersama-sama berkembang,” ujarnya.

Baca Juga: 22.289 Personel TNI Polri dan Linmas Diterjunkan Amankan TPS di Sulawesi Tenggara