Baca Juga: Bentuk-Bentuk Bullying dan Lima Cara Cegahnya
Kegiatan ini diisi dengan sosialisasi terkait definisi bullying, dampak psikologis yang ditimbulkan, hingga cara-cara mencegah terjadinya tindakan tersebut. Haslita juga mengajak untuk lebih peka terhadap perilaku yang mengarah pada bullying, baik secara fisik maupun verbal, serta dilatih untuk melaporkan tindakan tersebut kepada guru atau pihak berwenang.
“Kami berharap dengan adanya kampanye ini, anak-anak bisa lebih memahami bahwa bullying bukanlah hal yang bisa ditoleransi. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan di sekolah untuk mencegah bullying,” tambahnya.
Hal yang sama disampaikan Nurahmah, salah satu guru SMPN 12 Kendari. Dia berharap dengan adanya kampanye di SMPN 12 Kendari, menjadi langkah awal yang baik untuk menekan kasus bullying di kalangan pelajar dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. (B)
Penulis: Siti Nabila
