Aneka makanan disajikan bersama Kopi Merapi di dalam bus. Di dalam bus itu seluruh penumpang disajikan aneka makanan ringan yang ditempatkan di masing-masing tempat duduk. Dan tentunya sudah ditata sedemikian rupa.
Tak ketinggalan, barista yang ikut di dalam perjalanan tersebut juga menyajikan secangkir kopi Merapi dengan metode manual brewing. Bagi pengunjung yang tidak ingin minum kopi, barista akan menyajikan sari kacang hijau atau teh tarik.
Dari seluruh peserta acara, terlihat cukup banyak yang datang bersama keluarga. Sehingga satu tempat duduk yang disusun itu bisa diisi oleh satu keluarga.
Meski dalam bus, tetap menjalankan protokol kesehatan. Sebelum naik bus akan dicek dahulu suhu tubuh.
Meski acara ini dimulai saat Yogyakarta masih dihantui pandemi COVID-19, Wiwit Kurniawan selaku creator acara ini, menyatakan, panitia tetap melakukan protokol COVID-19 dengan mewajibkan penumpang memakai masker, membersihkan tangan dengan hand sanitizer, dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum naik ke dalam bus.
