Dengan adanya pandemi COVID-19 ini orang pada ketakutan untuk ke luar rumah. "Tapi kita coba dengan refreshing," tandasnya.

Kata Wiwit, orang kan sekarang banyak yang hobi minum kopi. "Sehingga kita ngopi di rumah bisa, ngopi di coffee shop bisa, ngopi di tenant-tenant ternama bisa, tapi kita coba ngopi di dalam bis dulu," ucap Wiwit.

Selain membangkitkan kembali pariwisata, acara tersebut juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang kopi. Karena di dalam Coffee on The Bus terdapat brand Kopiku sebagai sister company acara ini yang memiliki beragam kopi dari seluruh nusantara yang dikenalkan kepada penumpang.

Selain itu, dalam acara tersebut yang ditujukan untuk masyarakat dalam dan luar kota Yogyakarta, Barista menyajikan kopi Merapi di depan orang-orang yang ikuti Coffee on The Bus.

Wiwit menambahkan, acara ini sebenarnya bertujuan untuk masyarakat yang berasal dari luar kota Yogyakarta. "Agar lebih mengenal budaya Kota Gudeg ini," tandasnya.