“Tetapi bagi kami, kami memiliki rencana permainan yang kami jalani dan jalankan, dan kami akan menempatkan para pemain di lapangan yang kami pikir bisa melakukan itu,” terang Berhalter.
Uruguay tidak akan didampingi pelatih kepala Marcelo Bielsa di pinggir lapangan untuk pertandingan Selasa pagi WIB. CONMEBOL mengumumkan pada hari Minggu bahwa Bielsa diskors karena Uruguay terlambat memasuki lapangan untuk memulai babak kedua melawan Bolivia pada Jumat lalu.
Berhalter tidak percaya bahwa absennya Bielsa dari pinggir lapangan akan mengubah cara Uruguay menerapkan permainan. Pelatih AS juga mengharapkan Uruguay untuk menurunkan skuad kekuatan penuh.
“Mereka melakukan beberapa hal, hanya level yang sangat tinggi. Intensitas yang mereka mainkan, kecepatan, bagaimana mereka mempertahankan intensitas sepanjang pertandingan adalah level yang berbeda,” kata Berhalter tentang Uruguay.
Berhalter juga menilai Uruguay didukung kekuatan fisik pemainnya yang berada di atas dan di luar tim lain di turnamen ini. Selain itu, Uruguay selalu menerapkan serangan balik dan transisi yang cepat.
