"Kami masih menunggu perintah dari KPU RI," kata Kubais.
Ia tak menafikan, dengan penyebaran virus covid-19 yang begitu cepat, bisa saja akan mengganggu pelaksanaan tahapan pilkada. Apalagi, dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan pumutakhiran data pemilih. Tentunya, penyelanggara di lapangan akan bersentuhan pada warga yang berbeda.
