"Islam memberikan kesempatan banyak untuk melakukan refleksi. Islam adalah aktual, berkontribusi dalam penyelesaian masalah. Perlu refleksi sejauh mana manusia berkontribusi dalam penanganan masalah lingkungan," pesannya.

Bumi hingga hari ini memang merupakan tempat hidup satu-satunya. Jika bumi ini rusak maka kemana lagi kita akan tinggal? Bagaimana nasib  generasi manusia (anak cucu kita) di masa depan?

Ia menginformasikan bahwa persyarikatan Muhammadiyah yang didirikan oleh Kiyai Haji Ahmad Dahlan tahun 1912 telah menertibkan di antaranya fikih air dan fikih kebencanaan.

"Sementara ini Muhammadiyah sedang menggodok fikih agraria,"  tutupnya.

Reporter: Idi