Antasalam Ajo, S.P, M.Si
Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Buton
Tak banyak yang duga munculnya virus corona. Begitu muncul langsung mematikan, penularan begitu cepat sedangkan obat belum ada. Banyak negara heboh, kaget, tak percaya hingga menimbulkan stres karena banyaknya korban yang meninggal.
Amerika saling tuduh dengan China. Negara Italia, konon dengan korban terbanyak yang sempat dialaminya menganggap virus corona ibarat perang dan pembantai yang menakutkan sehingga memberlakukan lockdown. Tak terkecuali, semua negara sibuk dan was-was, hingga sebagian besar negara menutup lalulintas ke luar masuk warga antar negara seperti pelabuhan dan bandara, serta perbatasan.
Segera ada kajian atau analisa dampak mengenai penyakit dari virus corona ini yang dipaparkan ke depan publik. Ada sajian menurut keahlian dan versinya masing-masing agar menjadi solusi yang ditawarkan dalam menghadapi penyebaran Coronavirus Disease, lalu diberi nama WHO sebagai COVID-19 ini. Bahkan ada juga yang melakukan penelitian guna memberi kontribusi bagi ilmu pengetahuan dan siapa tahu ‘dilirik’ dalam pengambilan keputusan.
