Hal tersebut juga dialami Ummu Husain, pemilik usaha Rumah Jahit Zaenab yang terletak di Jalan Lepo-lepo, Kota Kendari. Dimana ia menerima pemesanan hingga ratusan masker kain dalam waktu kurang dari sebulan.

"Saat ini ada ratusan masker yang sudah dipesan, dan sedang dibuatkan. Ada yang minta 300 hingga 800 buah, bahkan ada juga permintaan dari tiga desa," ungkapnya.

Ia melanjutkan, sampai-sampai bahan karet yang biasanya tersedia di toko tekstil di Kendari sudah hampir habis untuk memenuhi permintaan dari para pelaku usaha jahitan untuk membuat masker.

"Karena pesanan masker sudah kami terima, maka mau tidak mau bahan karet ini kita beli dari luar daerah," lanjutnya.