Situasi di Malaysia juga mengkhawatirkan, pada 21 Juni, Malaysia mencatat 595 kasus baru dan 3 kematian.
Infeksi baru telah melonjak bulan ini, meningkatkan kekhawatiran akan gelombang infeksi COVID-19 yang jauh lebih besar.
Organisasi internasional seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) telah memperingatkan wabah yang berkembang di negara itu.
Sementara itu, kampanye vaksinasi Myanmar melambat secara signifikan setelah kudeta, karena beberapa orang menolak vaksinasi sebagai cara memprotes pemerintah yang dikendalikan militer. (C)
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
