BATAUGA, TELISIK.ID - Cuaca buruk kembali melanda perairan Batauga, Buton Selatan (Busel). Gelombang besar disertai angin kencang membuat para penarik ojek laut enggan untuk melaut.
Di sisi lain, pemerintah Busel hingga kini belum menyiapkan fasilitas dermaga atau pelabuhan rakyat tempat kapal antar pulau melakukan bongkar muat barang dan penumpang. Padahal diketahui, empat wilayah di Busel berada di kepulauan yakni kecamatan Siompu, Siompu Barat, Kadatua dan Batuatas.
Para penarik ojek ini masih berlabuh atau sandar di bibir pantai yang terletak di Kelurahan Laompo, kecamatan Batauga. Sementara diketahui, bibir pantai merupakan tempat paling buruk melabuhkan kapal atau perahu. Pasalnya, pada titik itu pecahan ombak terjadi.
Kondisi seperti ini terjadi setiap akhir dan awal tahun tepatnya bulan Desember dan bulan Januari. Ombak baru mereda di bulan Februari atau Maret.
Salah satu penarik ojek laut, La Upi (35) mengungkapkan, ia kerap mendapat teguran dari para penumpang yang basah bahkan jatuh dari kapal saat turun di darat. Hanya ia tak bisa berbuat banyak karena kondisi cuaca yang tak bersahabat. Karena itu, ia berharap kepada pemerintah Buton Selatan agar membangun pelabuhan.
