Hingga kemudian, ia dan bersama pedagang lainnya pun memilih untuk berjualan di sana, trotoar jalan.

Baca juga: Tinggal Digubuk, Keluarga Pemulung Ini Impikan Punya Rumah Sendiri

Rasa takut dan was-was pun selalu menghantui mereka setiap harinya. Bagaimana tidak, padatnya kendaraan bisa saja membahayakan nyawa mereka.

"Sebenarnya takut juga menjual di sini, karena banyak mobil yang lewat to. Tapi mau diapa kalau sudah begini keadaannya," ungkap Mina.

Kemudian perempuan asli pendatang ini juga kembali menambahakan bahwa, telah menjelang tiga tahun lamanya ia menjajakan daganganya di tengah trotoar jalan dekat pasar tersebut.