Kegiatan ini bertempat di SMPN 9 Kendari yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari, Makmur mengatakan, sosialisasi ini diharapkan bisa membuka pemikiran anak remaja untuk tidak melakukan cyberbullying baik secara langsung atau pun secara masif.
"Cyberbullying ini sebagai sinkronisasi penurunan cyberbullying di kalangan remaja Kota Kendari, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan meminimalisir cyberbullying yang sering dilakukan," tuturnya.
Wakil sekretaris SMPN 9 Kendari, Irma Hafid berharap, para siswa untuk selalu terbuka atas perlakuan cyberbullying. Secara umum praktik bullying dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yakni bullying fisik, bullying non-fisik dan bullying mental atau psikologis. (A)
Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan
Editor: Kardin
