14. Provinsi Jawa Tengah – Rp1,99 triliun
15. Kabupaten Balangan – Rp1,86 triliun
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa data tersebut dikompilasi dari laporan resmi seluruh perbankan nasional dan diverifikasi secara berkala.
“Bank menyampaikan data tersebut berdasarkan posisi akhir bulan dari bank pelapor,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Dengan beragam tanggapan dari para kepala daerah, polemik dana mengendap Rp234 triliun ini menunjukkan adanya perbedaan tafsir antara pemerintah pusat dan daerah dalam membaca data keuangan.
