Dari sisi sekutu global, Iran masih mendapat dukungan diplomatik dari dua kekuatan utama, yaitu Rusia dan Tiongkok. Kedua negara mengutuk serangan AS dan Israel, serta menentang langkah-langkah Dewan Keamanan PBB terhadap Teheran.
Namun, baik Rusia maupun Tiongkok enggan terlibat langsung dalam konflik militer. Rusia masih fokus pada perang di Ukraina dan tampaknya tidak ingin merusak hubungan membaik dengan pemerintahan Trump. Tiongkok juga tidak memiliki sejarah keterlibatan militer langsung di Timur Tengah.
Sebagai tambahan, Parmeter menambahkan, “Itulah sebabnya Pasukan Pertahanan Israel mampu melancarkan serangan-serangan ini ke Iran sekarang.” Ketidakhadiran intervensi langsung dari kekuatan besar dunia memberi ruang bebas bagi aksi militer Israel dan AS.
Dengan ketegangan yang terus meningkat, situasi di kawasan Timur Tengah tetap berada dalam kondisi yang tidak menentu.
