KENDARI, TELISIK.ID - Sejarah panjang Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali mencatat momen duka mendalam. Rektor periode 2025-2029, Prof Armid telah menutup usia di tengah perjalanan memimpin universitas terbesar di Sulawesi Tenggara.
Universitas Halu Oleo didirikan pada tahun 1964 sebagai perguruan tinggi swasta filial Universitas Hasanuddin Makassar. Pada 19 Agustus 1981, UHO diresmikan menjadi perguruan tinggi negeri pertama di Sulawesi Tenggara melalui Keputusan Presiden Nomor 37 Tahun 1981.
Perubahan status dari perguruan tinggi swasta ke negeri mengantarkan UHO melalui berbagai fase identitas. Awalnya dikenal dengan nama Unhol, kemudian menjadi Unhalu, dan akhirnya menggunakan singkatan UHO.
Perubahan tersebut dipertegas dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 149 Tahun 2014.
UHO kini menjadi perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara dengan 14 fakultas dan program pascasarjana. Keberadaan UHO tidak lepas dari peran para rektor yang memimpin sejak masa awal hingga saat ini. Mereka berperan penting dalam membangun universitas menuju pengakuan nasional.
