KENDARI, TELISIK.ID - Banyak yang menyangsikan kebenaran tentang adanya azab atau siksa kubur. Sebagai umat Islam yang beriman pada Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW, kita wajib meyakini bahwa azab kubur itu pasti terjadi sebagai balasan atas perbuatan buruk selama hidup di dunia. 

Banyak bukti yang ditunjukkan di dalam Al-Qur'an maupun hadis Nabi tentang adanya siksa kubur. Semua Imam Ahlus Sunnah sepakat bahwa siksa kubur adalah benar adanya dan tidak boleh diragukan.

Melansir Republika.co.id, Imam Ahmad bin Hambal mengatakan -sebagaimana yang dikutip oleh Imam Ibnul Qayyim dalam kitab Ar ruh– bahwa tidak ada yang mengingkari siksa kubur melainkan orang yang sesat dan menyesatkan.  Bahkan para ulama ada yang mengkafirkan bagi pengingkar nikmat dan azab kubur, sebagaimana yang dikatakan oleh Syaikh ‘Athiyah Shaqr.

Melansir Republika.co.id, pembahasan mengenai azab kubur tersirat cukup banyak dalam Al-Qur’an. Salah satu di antaranya adalah surat At-Taubah ayat 101. Dalam surat tersebut disebutkan:

"Nanti mereka (penduduk Madinah yang munafik) akan Kami siksa dua kali, kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar."