Penyuluhan yang dilakukan, menurut Junaidin, agar masyarakat lebih memahami perlunya tindakan preventif, seperti mematikan kompor atau peralatan listrik yang tidak digunakan, serta menjauhkan benda-benda yang dapat menimbulkan api dari jangkauan anak-anak.

Kebakaran lahan di kawasan hutan juga menjadi masalah besar, terutama saat musim kemarau. Junaidin menyebut kebakaran ini sebagian besar disebabkan oleh kelalaian manusia atau pembakaran yang disengaja.

Junaidin mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menangani api, terutama di musim panas, karena kebakaran yang dimulai dari pembakaran lahan dapat dengan mudah meluas.

Selain menangani kebakaran, tim Damkar Kendari juga sering menangani kasus penyelamatan non-kebakaran, seperti menyelamatkan hewan yang masuk rumah, termasuk ular.

“Kami sering mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai masalah ular yang masuk rumah. Ini juga bagian dari tugas kami sebagai penyelamat,” kata Junaidin. (C)