Dimanapun kita berada baik di rumah, kantor,  kampus, pelabuhan, bandara, mall, pasar, hingga ruang terbuka lainnya informasi COVID-19 selalu hadir baik dalam bentuk cerita dengan orang sekitar, pamflet, spanduk, televisi hingga di aplikasi instant message terutama di WhatsApp.

Terpaan berita COVID-19 semakin membludak dan tak terbendung. Maka dari itu informasi dari pemberitaan COVID-19  menempati trending topic di berbagai media sosial. Serta mampu mempengaruhi sikap, perilaku dan hal-hal lainya. Termasuk dalam hal ini mempengaruhi kepedulian,  kecemasan, pengguna terhadap situasi yang ada.

Sikap sendiri terdiri dari kognitif afektif dan konatif sedangkan kecemasan merupakan bagian dari sikap afektif. Fenomena pemberitaan COVID-19 mengakibatkan kecemasan para pengguna instant messaging dan media sosial terutama untuk melakukan aktivitas yang sering dilakukan setiap harinya, seperti ke sekolah, kantor, tempat ibadah, dan tempat-tempat berkumpulnya orang banyak.

Baca juga: Mendadak E-Learning

Pengaruh terpaan berita kasus COVID-19  terhadap tingkat kecemasan masyarakat dalam melakukan aktivitas seperti yang telah dipaparkan di atas. Dari gencarnya penyebaran informasi tentang COVID-19 menimbulkan kekhawatiran akan terbentuknya persepsi dan sikap atau karakter negatif yang kuat. Salah satu efek dari penerimaan pesan (informasi) adalah perasaan cemas yang berkaitan dengan efek afektif.