Beredarnya informasi-informasi yang kurang akurat bisa menjadi salah satu penyebabnya, baik itu dari pesan berantai, media sosial maupun dari website berita yang ada. Berita yang kadang diterimapun sering di modifikasi dan merubah narasi hingga terlihat lebih berbahaya.
Banyaknya unggahan foto maupun video terhadap suatu objek dan bertambah cepatnya informasi yang disebarkan, didukung dengan kebutuhan pengguna WhatsApp dan fitur forward dengan mudah informasi terhadap suatu objek dapat dilihat dengan dukungan visual, oleh karenanya terpaan informasi visual melalui WhatsApp dianggap sebagai media yang berpotensi mengakibatkan tingkat kecemasan yang berlebihan kepada masyarakat Indonesia. (*)
