"Daerah lain masih tetap memproduksi, namun dilakukan secara bergilir sesuai jadwalnya," imbaunya.

Lebih lanjut, kata Akbar, untuk daerah yang terdampak jaringan bendungan Lambuya itu terdiri dari, Desa Wonua Hoa, Asaki sampai meraka dengan luas persawahan sebanyak 504 hektare, yang tidak melakukan produksi MT 1 dan dua di Januari-April mendatang.

Dengan demikian, Konawe akan kehilangan produksi gabah kering sebanyak 2.520 ton dengan asumsi 5 ton per hektare khusus di basis area persawahan yang terdampak jaringan bendungan Lambuya itu.

"Jadi kalau sampai di MT kedua juga kita tidak produksi, maka dipastikan kita kehilangan 5.040 ton gabah kering selama setahun," jelas Akbar.

Baca Juga: Polsek Tikep Lakukan Penyekatan Jalan, Periksa Bukti Vaksin COVID-19