Kedua spesies beruang cokelat dan beruang kutub tersebut bertemu satu sama lain saat habitat mereka tumpang tindih. Akibatnya, beruang itu melahirkan anak hibrida (beruang grolar), yang pertama kali terlihat di alam liar pada 2006.
Menurut Institute of Permafrost Studies di SBRAS, suhu udara tahunan rata-rata di Yakutia telah meningkat sebesar 1,1 hingga 3,4 derajat celcius dalam 50 tahun terakhir. Sebagai hasil dari medan yang berubah, beruang kutub diketahui mencari jalan ke pedalaman untuk mencari lebih banyak makanan.
Baca Juga: Deretan Fakta ATM yang Jarang Diketahui
Dikutip dari Asumsi.co, 8 beruang pizzly telah diidentifikasi di alam liar dan pada 2017. Para peneliti telah menentukan bahwa semuanya berasal dari satu beruang kutub betina yang telah kawin dengan dua beruang grizzly yang berbeda. Namun, tidak diketahui berapa banyak beruang hibrida yang mungkin benar-benar ada.
Larissa DeSantis, seorang ahli Paleontologi dan Profesor di Vanderbilt University di Tennessee, mengatakan bahwa perubahan iklim “jelas memainkan peran” perkawinan silang beruang. DeSantis mempelajari kebiasaan makan beruang dan bagaimana krisis iklim memengaruhi mereka.
