"Saya selaku Ketua PHRI dan Ketua GIPI Sultra yang berkaitan dengan hotel dan industri pariwisata. Saya hampir pastikan bahwa infrastruktur di Wakatobi telah siap. Olehnya itu, saya berani meyakinkan Wamen ATR/BPN dan Gunernur Sultra melalui sisi industri pariwisata telah siap," ungkap Hugua.

Hugua juga berpandangan, pelaksanaan Rakor GTRA 2022 nanti merupakan momentum kebangkitan Wakatobi untuk kembali menggeliat dan menggetarkan dunia.

Kehadiran Presiden RI akan memberikan rahmat untuk kesejahteraan masyarakat Wakatobi, karena kehadiran Presiden RI, di samping forum GTRA, presiden juga harus merencanakan rehabilitasi terumbu karang di pusat segi tiga karang dunia di mana dihuni enam negara. Dan pusatnya di Wakatobi, Indonesia.

Olehnya itu, kehadiran presiden di Wakatobi yang secara simbolis akan melakukan rehabilitasi atau penanaman coral (terumbu karang), juga memberikan sinyal kepada dunia bahwa Indonesia simbol negara kelautan.

"Memberikan simbol kepada dunia bahwa Indonesia tidak setengah-setengah menurunkan emisi karbon, tapi betul-betul sebuah komitmen berkaitan dengan lingkungan yang mendukung gerakan reforma agraria," jelas Hugua.