“SPPG yang bersangkutan melayani penerima manfaat MBG yang tidak sesuai dengan data SPS-2, yaitu data Surat Penetapan Sementara Penerima Manfaat 2,” ujar dia.
Ketidaksesuaian tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pengelola SPPG. Data penerima manfaat harus sesuai dengan penetapan agar pelaksanaan program berjalan berdasarkan sasaran yang telah ditentukan.
Penyebab ketiga adalah dana operasional yang habis akibat penggunaan anggaran yang tidak disiplin. Menurut Tysa, pengelola SPPG harus menggunakan dana sesuai perencanaan dan perhitungan yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Atau bisa saja SPPG yang bersangkutan itu juga mengalami kehabisan dana karena tidak disiplin dalam penggunaan dana sebagaimana yang telah ditetapkan dan diperhitungkan sebelumnya,” ujar Tysa.
Pengelolaan anggaran menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan MBG. SPPG perlu mengendalikan pengeluaran dan memastikan penggunaan dana tetap sesuai dengan kebutuhan operasional yang telah diperhitungkan.
