Lilik menerangkan, pemindahan pesawat tempur itu dilalukan, karena posisinya yang berada di pinggir pantai, udaranya mengandung asam yang dapat membuat material mudah berkarat dan keropos.
"Kita pindahkan pesawat ini, karena tempatnya, jarang mendapat atensi dari masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Lokasi Monumen Pesawat Tempur di Muna Dipindahkan
Ia berharap di lokasi yang baru, masyarakat dapat menjaga pesawat tempur itu. Biar bagaimanapun, pesawat itu merupakan kenangan dari Almarhum La Ode Barhim.
Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun Labuta mengaku, sangat menghargai jasa-jasa almarhum La Ode Barhim. Ia pun akan menyematkan nama La Ode Barhim di monumen pesawat tempur samping SMPN 2 Raha itu. (B)
