Tiga anggota polisi yang menjadi korban adalah Bripda Hendi dan Briptu Rendi Supriadi, keduanya anggota Polsek Tiworo Tengah. Kemudian Bripda Abdi Maha Putra, anggota Brimod Polda Sulawesi Tenggara.

Ketiganya dikeroyok oleh dua oknum TNI yakni Serda AM, DEN Intel Korem Palu, Sulawesi Tengah, dan Pratu RN, anggota Kodim Kendari. Keduanya bersama masyarakat melakukan pengeroyokan di depan Mapolsek Tiworo Tengah.

Akibat pengeroyokan itu, ketiga polisi mengalami luka di bagian wajah.

Kejadian bermula usai takbiran, oknum anggota TNI bersama beberapa masyarakat menggunakan sepeda motor dengan knalpot brong menggeber-geber gas dan berteriak-teriak di depan Mapolsek Tiworo Tengah.

Saat itu, Bripda Hendi berupaya mengamankan warga. Namun, tiba-tiba oknum anggota TNI bersama beberapa masyarakat langsung melakukan penyerangan terhadap Bripda Hendi yang mengakibatkan pendarahan di hidung.