Bila diberikan kerja ataupun pelatihan, hal tersebut dinilai kurang tepat, pasalnya anak jalanan banyak berasal dari luar Kota Kendari.

Bappeda Kota Kendari, Cornelius Padang menuturkan adanya justifikasi penjelaaan mengenai upaya yang dilakukan dalam rangka penanganan penertiban anak jalanan di Kota Kendari.

"Justifikasi telah kita lakukan di samping upaya real terus kita lakukan. Saya kira itu upaya penanganan masif yang dilakukan," ungkapnya saat rapat gugus tugas pra verifikasi KLA.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sitti Ganef, ia menyebut menyusun sesuai dengan kondisi real yang ada di Kota Kendari yang diikuti OPD lintas pemkot, instansi vertikal, BUMN, lembaga pemerhati perempuan dan anak.

"Di provinsi juga mereka menilai verifikasi dan administrasi dokumen sebelum di kirim ke pusat dengan beberapa tahap," ujarnya.