Ia mengatakan, dapur SPPG Kecamatan Sawerigadi sudah berkali-kali ditegur oleh Pemkab Mubar. Namun, pengelola masih mengabaikan sehingga kejadian ini nantinya akan dilaporkan ke BGN.
"Kita akan memberikan masukan secara berjenjang kepada BGN bahwa kondisinya seperti itu," jelasnya.
Andi Sumangerukka juga meminta kepada yayasan yang mendapatkan pembangunan SPPG harus sesuai dengan standarnya.
Sementara itu Bupati Mubar, La Ode Darwin, mengatakan Pemkab Mubar akan membentuk tim untuk melakukan pengecekan, investigasi kepada dapur yang bersangkutan, kemudian akan diberikan teguran.
Baca Juga: Telur Tembus Rp 80 Ribu di Baubau, Pedagang Sebut MBG Picu Lonjakan Harga
