Lodewijk mengaku sempat ragu, tapi keyakinannya pada Islam yang ia temukan melalui kajian mendalam membuatnya teguh.
"Saya pikir sulit menjadi mualaf karena saya militer, tapi alhamdulillah, proses itu dilalui tanpa halangan besar," ungkapnya kala itu.
Meski dihadapkan pada badai, hidayah justru membuka jalan keberkahan. Karier Lodewijk tak hanya bertahan, tapi melejit.
Dari Danjen Kopassus (2009-2011), ia naik menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dankodiklat) TNI AD, sebelum pensiun pada 2015.
Prestasinya di Kopassus, termasuk operasi-operasi berani yang menyelamatkan nyawa prajurit, menjadi bukti bahwa iman tak menghalangi dedikasi.
