NEW YORK, TELISIK.ID - Tom Facchine, seorang pria yang dulunya seorang ateis, kini menjadi imam besar masjid di Amerika setelah perjalanan spiritual yang luar biasa. Dengan keteguhannya mencari kebenaran membawanya mengenal Islam.

Dilansir dari Republika.com, Tom Facchine dibesarkan dalam keluarga Kristen yang taat beragama. Namun mulai muncul keraguan dalam dirinya saat mempertanyakan keaslian manuskrip Alkitab.

Ada beberapa hal yang ia sebut mempengaruhi pemikirannya, seperti isu politik dan teologis. Ia merasa ada sejumlah poin dalam injil yang tidak cocok dengannya.

Facchine juga mengatakan sepanjang hidupnya saat itu, ia mengerti dan memahami pembelajaran agama yang diterima dari gereja. Namun, dalam praktiknya ia tidak pernah melakukannya. Ia merasa tidak ada motivasi dalam dirinya untuk menjalankan apa yang diajarkan oleh gereja. Menurutnya, hal ini juga berlaku di sebagian besar warga Amerika lainnya.

Kemudian ia memutuskan untuk meninggalkan keyakinan itu saat menghadiri kegiatan kongres pemuda gereja yang diadakan setiap tiga tahun sekali. Saat itu, ia terpilih sebagai perwakilan dari tempat ia beribadah.