Namun, perjalanan Gery tidak selalu mulus. Banyak orang yang memandang pekerjaan menjual roti keliling sebagai pekerjaan yang tidak menjanjikan. Kendati begitu, Gery tidak menyerah. Baginya, ini adalah cara untuk bertahan hidup sembari mengumpulkan pengalaman berharga.

“Memang sulit, tapi saya berusaha untuk tidak menyerah. Kadang saya merasa kesepian, jauh dari keluarga, tapi ini semua bagian dari proses belajar dan mencari peluang,” ujar Gery dengan penuh keyakinan.

Selama berada di Kendari, Gery merasa banyak hal yang ia pelajari. Ia belajar bagaimana bertahan di tempat yang asing, menghadapi berbagai karakter orang, dan bagaimana menjual produk yang belum dikenal oleh banyak orang.

Gery berharap suatu hari nanti bisa membuka usaha roti sendiri, dengan konsep yang lebih kreatif dan menarik bagi masyarakat Kendari.

"Kalau sudah punya modal lebih, saya ingin buka toko roti yang lebih besar, dengan menu roti yang lebih bervariasi dan kekinian. Saya ingin orang-orang di sini bisa merasakan roti yang berbeda," tambah Gery, matanya berbinar penuh harapan.