Baca Juga: Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor dan Biaya Balik Nama

Sambil terus berjalan di jalanan Kota Kendari, Gery semakin yakin bahwa perjuangannya tidak akan sia-sia. Meskipun hasil yang ia dapatkan tidak selalu besar setiap hari, ia terus berusaha memperbaiki cara berdagangnya dan mencari pelanggan setia.

Setiap potongan roti yang ia jual adalah potongan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Baginya, ini bukan sekadar menjual roti, tetapi juga tentang menemukan jalan menuju impian yang lebih besar di tanah yang baru.

Salah satu mahasiswa UHO, Rita, mengungkapkan kekagumannya terhadap perjuangan Gery. "Saya sering beli roti darinya. Awalnya saya pikir dia hanya penjual roti biasa, tapi saya baru tahu kalau dia merantau dari Bandung karena kesulitan cari pekerjaan. Saya salut dengan dia, karena meskipun cuma jual roti keliling, dia tidak malu dan terus berjuang untuk hidup," ujar Rita.

Bagi Rita, perjuangan Gery adalah contoh nyata bahwa tidak ada pekerjaan yang bisa dipandang sebelah mata, selama itu dilakukan dengan niat yang baik dan penuh ketekunan. (B)