Perjalanan spiritual Firdasari tidak lepas dari lingkungan bulutangkis yang membawanya semakin dekat dengan nilai-nilai Islam.
Setelah berhijrah, Firdasari tetap berkontribusi untuk bulutangkis Indonesia dengan menjadi pelatih, membantu generasi muda mengharumkan nama bangsa.
“Saya ingin terus mengabdi untuk bulutangkis, sekaligus menjalankan perintah agama dengan penuh keyakinan,” ujar Firdasari, seperti dikutip liputan6.com.
Kisah Firdasari menunjukkan bagaimana perubahan spiritual tidak hanya mengubah kehidupan pribadi, tetapi juga memperkuat komitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Baca Juga: Deretan Petinju Dunia Jadi Mualaf, Ada yang Mengenal Islam dari Penjara
