Merasa tertarik, Rini kemudian ingin belajar salat dan meminta temannya untuk mengajarinya. Dari wudu hingga salat.

Kemudian untuk pertama kalinya Rini diajak salat di masjid. Ia sedikit kaget dan bingung, karena ternyata shaf salat antara perempuan dan laki-laki dipisah.

"Saya bingung, saya ikut yang mana? Ternyata shaf laki-laki beda sama perempuan sampe teman saya maju ke depan saja dan suruh saya belajar dulu ikut gerakannya," katanya.

Rini kemudian yakin ingin memeluk Islam. Sebagai seorang single parent dengan anak-anak yang sudah dewasa. Ia meminta izin pada anaknya. Anak-anaknya ternyata mendukung ibunya memeluk Islam.

"Anak saya hatinya seluas samudera. Saya malah dikasih tahu, ibu kalau masuk Islam nggak boleh tinggalin salat," ujar Rini terharu.