Ia juga mengaku, pendapatannya tidak menentu. Dalam dua minggu, dari hasil penjualan sampah ia bisa memperoleh uang Rp 1 juta, atau bahkan kurang dari itu.  

Baca Juga : Kisah Sepasang Suami Istri Pemulung, Bahagia Meski Tak Kaya

"Hasil memulung ini, tidak bisa kita dapat harian. Dikumpul-kumpul dulu sampahnya sampai banyak baru bisa ditimbang. Pendapatannya juga tidak menentu, kadangkala dua minggu bisa dapat satu juta, kadang juga tidak cukup satu juta. Ya tergantung rezeki," tambahnya.

Meski demikian, Tina mengaku sangat bersyukur kepada Tuhan, karena dari hasil sampah inilah ia menggantungkan hidup dan harapannya. Dari sampah ia menghidupi keluarganya, menyekolahkan 9 anaknya. (C)

Reporter: Wa Ode Umratul Khazanah