Epifani: Pencerahan yang Mengubah Arah
Epifani adalah momen tersingkapnya makna secara tiba-tiba dan mendalam. Dalam Ramadan, epifani itu bisa hadir di malam-malam sunyi, saat ayat tertentu terasa “berbicara” langsung kepada kita.
Mungkin pada ayat tentang kematian kita tersadar akan kefanaan. Mungkin pada ayat tentang ampunan kita menangis karena harapan. Mungkin pada ayat tentang keadilan kita tergerak untuk memperbaiki diri.
Ramadan adalah laboratorium jiwa. Puasa melembutkan hati, Al Quran menerangi hati. Ketika keduanya bersatu, lahirlah epifani—kesadaran baru tentang siapa kita dan ke mana kita menuju.
Baca Juga: Anak Gantung Diri, Siapa Bisa Atasi?
